blog how to, blog trick, blog tips, tutorial blog, blog hack
Tampilkan postingan dengan label Berita Iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Iptek. Tampilkan semua postingan
Selasa, 17 Agustus 2010

Progress Report Penyediaan Akses Internet Kecamatan

(Jakarta, 9 Mei 2010). Setelah pada tanggal 15 April 2010 telah berlangsung penanda-tanganan kotrak pengadaan penyediaan pusat layanan jasa akses internet kecamatan KPU/USO (yang lebih dikenal dengan Tender USO Internet Kecamatan) antara BTIP (Balai Informasi dan Informatika Perdesaan) Ditjen Postel – Kementerian Kominfo dengan PT Lintasarta untuk Paket Pekerjaan 7 (Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur), Paket 8 (Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur) dan Paket 9 (Maluku Utara, Maluku, Irian Jaya Barat dan Papua), maka pada tanggal 7 Mei 2010 telah berlangsung pula penanda-tanganan kontrak antara BTIP dengan PT Telkom untuk Paket Pekerjaan 1 (Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara), Paket 10 (Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah) dan Paket 11(Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara).


Pada minggu berikutnya diharapkan akan disusul dengan penanda-tanganan kontrak antara BTIP dengan PT Jastrindo Dinamika untuk Paket Pekerjaan 2 (Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu dan Riau), Paket 3 (Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung dan Kepulayan Riau) dan Paket 6 (Jawa Timur) dan juga antara BTIP dengan PT Sarana Insan Muda Selaras untuk Paket Pekerjaan 4 (Jawa Barat dan Banten) dan Paket 5 (Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta). Diharapkan seluruh rangkaian pekerjaan setiap paket tersebut dapat diselesaikan dalam jangka waktu paling lambat 6 bulan terhitung sejak ditanda-tangani kontrak untuk setiap paket, terkecuali untuk Paket 9 mengingat kondisi topografi dan geografisnya memiliki tingkat kesulitan yang paling tinggi, sehingga durasi waktunya menjadi 7 bulan.

Semula memang ada beberapa paket pekerjaan yang terpaksa ditunda persiapan pelaksanaan penanda-tanganan kontraknya karena adanya proses sanggah dari beberapa penyelenggara telekomunikasi yang tidak memenangkan proses tendernya di tahap akhir. Sehingga Kementerian Kominfo, khususnya BTIP, memandang perlu untuk melakukan penyelesaian secara hati-hati, tuntas dan tetap obyektif, karena pada saat mereka (yang menyampaikan sanggahan) menyampaikan sanggahan, maka hal tersebut adalah sesuatu yang wajar sesuai dengan hak mereka. Akan tetapi, masalah tersebut sudah berhasil diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebagai konsekuensinya, BTIP kemudian segera mempersiapkan penanda-tanganan kontrak sebagaimana tersebut di atas. Sehubungan dengan itu, Kementerian Kominfo menyampaikan ucapan terima-kasih atas respon dari beberapa penyelenggara telekomunikasi yang sebelum ini telah menyampaikan sanggahannya, namun kemudian dapat memahami penjelasan dari BTIP.
—————
Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo (Gatot S. Dewa Broto, HP: 0811898504, Email: gatot_b@postel.go.id Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya , Tel/Fax: 021.3504024).
Read Full 0 komentar

Siap-siap, Windows 2000 dan XP Kadaluwarsa

Peringatan buat para pengguna Microsoft Windows 2000 dan XP SP2. Microsoft berencana menghentikan dukungan teknis atas kedua sistem operasi buatannya itu mulai 13 Juli 2010. Update patch untuk mengatasi bug atau celah keamanan tidak akan dilakukan lagi terhadap software tersebut mulai saat itu.

Artinya, kalau Anda masih menggunakan kedua software tersebut, silakan tangung sendiri risikonya. Jika tidak ingin mengalami masalah, pengguna Windows 2000 disarankan beralih ke software yang lebih baru seperti Windows Server 2003, 2008, 2008 R2 (server), atau Windows 7. Sedangkan pengguna Windows XP SP2 bisa upgrade ke SP3 secara cuma-cuma atau migrasi ke Windows 7.

Windows Vista versi pertama yang belum ter-install service pack juga akan tidak mendapat dukungan teknis lagi mulia tanggal yang sama. Sebagai solusinya, pengguna disarankan upgrade ke Windows Vista SP2 yang dapat dilakukan secara online dengan cuma-cuma.
sumber : Kompas
Read Full 0 komentar
Kamis, 12 Agustus 2010

Internet tercepat


Ilmuwan Australia telah menemukan chip yang membuat internet bisa di akses 60 kali lebih cepat. Internet tercepat ini di demontrasikan oleh ilmuwan dari University of Sydney dengan kecepatan 60 kali dan mereka menjanjikan kecepatan internet akan meninggkat sampai 100 kali dari internet yang kita gunakan saat ini.


Informasi yang dari web dapat berjalan dengan kecepatan cahaya dengan melewati seratl optik. Karena metode pengiriman data saat ini lelet maka pengiriman tidak sempurna. Ilmuwan Australia mengambil keuntungan dari kecepatan pengiriman data serat optik ini dengan menciptakan thumbnail-sized photonic integrated circuit, yang dapat mempercepat proses pengolahan data. Alat ini dapat megubah alur informasi satu juta kalai dalam sedetik.


Sumber: popsci
Read Full 0 komentar
Minggu, 01 Agustus 2010
Sejarah tentang Hack, Hacker, dan Hacking


Sebelum terbentuknya komunikasi yang tercipta di Internet, pada tahun 1960-an beberapa mahasiswa ilmu komputer di Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang gemar untuk melakukan engineering dan re-engineering terhadap perangkat keras dan perangkat lunak sering melakukan diskusi-diskusi terbuka yang disana membahas masalah :
  • Ide-ide mengenai pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak
  • Ide-ide mengenai transformasi terhadap teknologi dan informasi
Pengistilahan dan perkataan “Hack” sebenarnya adalah merupakan slang yang pada saat itu belum memiliki arti yang spesifik dan sebenarnya. Kebiasaan-kebiasaan mengucapkan “I Hack This Stuff” seakan-akan memberikan arti bahwa istilah Hack merupakan kegiatan yang sedang dan memperoleh hasil setelah melakukan pengembangan terhadap segala sesuatu yang dilakukan. Pengembangan-pengembangan yang secara khusus diberikan kepada minicomputer dan microcomputer tersebutlah istilah “Computer Hacker” terbentuk.
Dengan kata lain, Computer Hacker adalah seseorang yang mengaplikasikan kemampuan dalam cakupannya mengenai komputer software, komputer hardware, komputer arsitektur, komputer desain, serta administrasi yang terkandung didalamnya. Seorang Hacker dituntut memiliki kemampuan dalam hal pemrograman untuk tingkatan software, dan keahlian dibidang hardware. Tuntutan yang sedemikian luasnya untuk keamanan disisi sistem aplikasi dan jaringan, memberikan motivasi bagi seorang Hacker untuk mengembangkan keahlian tersebut sehingga hasil dari penelitian yang dilakukan akan memberikan dampak yang positif bagi kelangsungan IT itu sendiri.
Dengan melihat sekelumit penjelasan diatas, kita dapat memberikan kesimpulan bahwa Hacking bukanlah sebatas pada kegiatan illegal yang identik dengan pengrusakan sebuah sistem dan aplikasi, atau sebatas kegiatan-kegiatan tentang pencurian sebuah data-data penting, melainkan kepada tindakan untuk melakukan perubahan yang mendasar atau perbaikan-perbaikan terhadap sistem dan aplikasi, baik yang berupa software ataupun hardware.
KELOMPOK HACKER BERDASARKAN MOTIF
  • Black Hat Para hacker yang menjelma menjadi cracker / attacker yang menggunakan kemampuannya untuk tujuan kriminal dan cenderung membahayakan kepentingan pihak lain. Pada umumnya orang-orang yang tergabung dalam kelompok ini adalah yang bergerak secara individu atau sesuai idealisme tertentu dan tidak terikat atas kepentingan pihak tertentu.
  • Grey Hat Para hacker yang memberikan informasi yang diperoleh ke para attacker maupun para vendor, untuk memperoleh imbalan tertentu. Kelompok ini dikenal juga sebagai cracker, yakni orang-orang yang tidak memiliki keberpihakan pada pihak manapun dan menjual berbagai informasi yang diperlukan sesuai kebutuhan yang ada.
  • White Hat (hacker sejati) Orang-orang yang melakukan aktivitas hacking dalam rangka memperoleh informasi tentang celah-celah keamanan, maupun kelemahan-kelemahan yang dimiliki untuk diberikan kembali kepada pihak yang bersangkutan untuk disempurnakan kembali.
  • Blue Hat yang punya kemampuan seperti white hat, tapi berkecimpung di dunia pendidikan.
TUJUH KELOMPOK HACKER BERDASARKAN PROFILE KEMAMPUAN
Pembagian para hacker berdasarkan profile kemampuan profesionalnya terbagi menjadi tujuh kelompok. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Marc Rogers MA, seorang guru besar psikologi dari University of Manitoba Hawai, yakni:
  • Tool Kids/NewBies Orang-orang yang baru belajar aktivitas hacking, namun kemampuan kemampuan tentang komputer serta teknik pemrograman relatif terbatas dan hanya baru bisa membuat program-program dasar. Aktivitas hacking yang dilakukan, umumnya menggunakan bantuan aplikasi yang terdapat di internet hingga tidak murni mengandalkan kemampuan individunya.
  • Cyber Punk Orang-orang yang memiliki pengetahuan dan teknik komputer yang lebih tinggi dibandingkan NewBies. Mereka sudah mampu memahami karakteristik dari sistem jaringan ataupun sistem yang sedang mereka serang. Pengetahuan mereka tentang bahasa pemrograman cukup andal, karena mampu mendefinisikan hingga karakteristik umumnya. Dengan kemampuannya ini, ia sudah mampu menciptakan alat bantu infiltrasi sendiri, hingga tidak lagi menggunakan program-program bantu yang tersedia di internet. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan memiliki kecenderungan untuk kriminal, seperti defacing web, carding, ataupun spamming.
  • Internals Orang-orang yang masih bergabung ataupun pernah (mantan) dengan perusahaan TI, dengan kemampuan komputer dan programming yang anda. Dan melakukan berbagai aktivitas hacking dengan mengandalkan berbagai kombinasi sumber daya internal maupun eksternal yang ada untuk berbagai tujuan. Contoh, pelanggaran paling sering dilakukan adalah breaking over priviledge activity, yakni segala aktivitas yang melanggar batasan-batasan hak yang dimiliki.
  • Coders Golongan ini dikenal juga sebagai resources, yakni orang-orang yang menjual berbagai informasi yang ada di internet ke pihak-pihak yang membutuhkan. Kemampuan programming dan teknisnya sangat andal dan kelompok ini malakukan berbagai aktivitas infiltrasi dalam rangka untuk memperoleh berbagai data ataupun informasi yang dapat dijual. Coders juga membantu membuat berbagai aplikasi bantu hacking yang dibutuhkan oleh para hacker ataupun attacker/cracker yang membutuhkan.
  • Old Guard Hackers (Idealism Gate Keepers) Para hacker sejati yang murni melakukan aktivitas-kativitas hacking dalam rangka untuk tujuan ilmiah dan kebaikan semua pihak. Jumlah golongan ini relatif sangat sedikit, karena idealisme yang dijunjung memaksa mereka untuk menggunakan kode etik yang dijunjung tinggi oleh para hacker, yakni kemampuan di atas segalanya.
  • Professional Criminals Para attacker/cracker yang bergerak atas nama kelompok ataupun individu dan melakukan berbagai aktivitas cyber crime sebagai sumber kehidupan utamanya. Kemampuan yang dimiliki oleh kelompok ini sangat sempurna karena mengombinasikan berbagai piranti keras dan pengetahuan programming yang bisa diandalkan dibantu data/informasi yang diperoleh dari Coders. Aktivitas kejahatan yang dilakukan tidak lagi dalam kelas cyber punk yang lebih banyak pada target individu, namun justru pada kalangan korporat dengan jalan merampok dana yang tersedia dengan melakukan transfer secara tersembunyi.
  • Cyber Terrorist Sekelompok orang atau individu yang bertindak atas dasar sentimen pada suatu kelompok atau pihak tertentu, dan melakukan berbagai aktivitas yang bertujuan untuk menunjukkan eksistensi mereka pada lingkungan dunia. Tingkatan kemampuan yang dimiliki kelompok ini adalah yang tertinggi karena menggabungkan berbagai sumber daya yang ada, level kemampuan, bahkan menggunakan sarana prasarana bantuan dari pihak sponsor yang membantu seperti satelit komunikasi.
Apapun alasannya ‘hacking’ adalah tindakan yang tidak melangar hukum, namun disebut “cracking” apabila digunakan untuk merusak, menghilangkan data / sesuatu yang bukan milik kita. Akan tetapi yang kita ketahui bersama – sama bahwa tidak adanya jaminan yang memastikan data atau informasi yang kita punya adalah 100 % aman dan kondisi inilah yang digunakan orang untuk memulai “pekerjaan” merusak dari awalnya iseng hingga professional. Hal terpenting yang bisa kita lakukan adalah menutup segala kemungkinan celah keamanan yang terbuka dan selalu mengupdate data / informasi [ siaga ].http://www.binushacker.net
Read Full 0 komentar
Pendiri Facebook



Mark Zuckerberg : Pendiri Facebook Remaja Terkaya Didunia
Siapa yang enggak tau Facebook? Kalau enggak tau, sudah pasti tuh orang kuper abis atau bisa jadi baru datang dari luar angkasa. Situs ini sekarang jadi situs pertemanan paling dikenal diseluruh dunia. Mulai dari anak kecil, orang tua, artis, hingga politisi mengakses situs ini. Saking terkenalnya, Facebook sekarang sedah menggunakan 57 bahasa dunia
 
Facebook diluncurkan pertama kali 4 Februari 2004 oleh seorang mahasiswa bernama Mark Elliot Zuckerberg. Lelaki jenius ini lahir di New York, 14 Mei 1984 dan besar dalam keluarga normal di Dobbs Ferry. Saat duduk di SMA Phillips Exeter Academy, Mark membuat program komunikasi antar karyawan kantor ayahnya yang membuka praktek dokter gigi. Setelah itu dia menciptakan program pemutar musik (music player ) Synapse.
Dari gagasan tersebut, perusahaan besar Microsoft dan AOL meliriknya. Mereka berebut ingin merekrut Mark sebagai pegawai. Tapi keduanya ditolak mentah-mentah dengan alas an ingin kuliah. Tahun 2003, dia menciptakan Coursematch, situs yang membiarkan mahasiswa memilih kelas berisi teman-teman yang diinginkan. Lalu terciptalah ide jaringan Facemash.com. sebenarnya ia sengaja menciptakan situs ini sebagai bentuk protes sistus resmi Harvard yang tidak mencantumkan direktori khusus untuk foto dan data diri, sehingga seluruh mahasiwa bisa mengenal satu sama lain.
Apesnya, Harvard minta situs ini ditutup. Mark diharuskan menghadap departemen pelayanan jaringan Harvard dan membayar denda. Karena dianggap membobol keamanan situs resmi Universitas. Tapi dia tidak patah semangat, tahun 2004 dia membuat program The Rome of Augustus untuk membantu belajar ujian akhir untuk mata kuliah sejarah. Dari program ini, setiap mahasiswa dapat mengirim informasi dan komentar satu sama lain. Hasilnya, belajar lebih cepat, praktis, dan mudah dimengerti dibanding lewat buku biasa. Berkat programnya, Mark dan kawan sekelasnya mendapat nilai A, nilai terbaik sepanjang sejarah Harvard untuk mata kuliah sejarah.
Kejeniusan Mark melesat seperti roket. Dia meluncurkan Facebook dari kamar asramanya di Harvard pada 15 Februari 2004. Dalam waktu yang relatif singkat, dua per tiga mahasiswa Harvard aktif di Facebook. Kemudian, banyak permintaan dari kampus dan sekolah lain untuk gabung di Facebook. Puncaknya, 4 bulan kemudian Facebook beranggota lebih dari 45 kampus dan sekolah di US.
Sebenarnya ide original Facebook tidak datang ketika Mark kuliah di Harvard, tapi dia sudah memikirkannya ketika SMA. Phillips xeter Academy, tempat Mark sekolah, punya buku tradisi yang bernama The Exeter Face Book. Nah dalam buku ini setiap siswa dan komunitas sekolah mengisi biodata mereka secara bergilir satu sama lain. Dari situ, Mark membawa ide Facebook ke Internet.

Karena niat, dia menggandeng Dustin Moskovitz dan Crish Hughes teman sekamarnya mengembangkan Facebook. Lalu dia membuat keputusan terbesar dalam hidupnya, berhenti kuliah. Mark yang pengangguran pindah ke Palo Alto California. Berkat kegigihannya, pendiri Paypal, Peter Thiel, dan pendiri Napster, Sean Parker memberikan investasi pertamanya. Finally Agustus 2005, perusahaan Facebook resmi didirikan.
Sayangnya, Mark mengembangkan perusahaannya sendirian, tidak besama timnya lagi. Facebook berkembang sangat pesat. Saat ini tercatat 175 juta pengguna aktif yang mengaku jatuh cinta dengan aplikasi dan fasilitasnya. Facebook-pun kebanjiran uang.
Tiba-tiba teman sekelasnya Divya Narendra, Cameron Winklevoss dan Tyler Winklevoss menuduh Mark plagiat!. Mereka mengklaim Mark mencuri ide mereka mulai dari design, rencana bisnis dan source code. Apalagi menurut penjelasan mereka, Mark pernah disewa untuk menyelesaikan situs mereka, ConnectU. Sayangnya gugatan ini ditentang pengadilan. Kontroversi seputar Facebook terus berlanjut. Friendster mengajukan tawaran membeli situsnya seharga 10 juta USD dan ditolak mentah-mentah. Yang paling mencengangkan dia menolak Viacom dan Yahoo! Dengan harga fantastis sebesar 1 Milyar USD!!!???!!.
Berkat prestasinya, Time magazine mendeklarasikan Mark dalam “100 Orang Paling Berpengaruh”. Sedangkan Forbes mengklaim dirinya diposisi ke 321 “dari 400 Orang terkaya di AS” dengan total kekayaan yang sama dengan Oprah Winfrey sebesar 1,5 milyar USD.
Read Full 0 komentar
 
Powered By Blogger
Powered By Blogger
Powered By Blogger
Media Informatika Kita